SEJARAH
MITOS
Lukisan Penciptaan
Adam di Kapel
Sistina, Vatikan. Seperti kisah penciptaan Adam, suatu mitos dianggap sebagai kisah suci dan diyakini
kebenarannya oleh komunitas penganutnya, namun belum tentu diyakini oleh
komunitas lain yang memiliki mitologi yang berbeda.
Definisi Mitos
Mitos (bahasa Yunani: μῦθος— mythos) atau mite (bahasa Belanda: mythe) adalah cerita prosa rakyat yang menceritakan kisah berlatar masa
lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta dan keberadaan makhluk di
dalamnya, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau
penganutnya. Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita
tradisional. Pada umumnya mitos menceritakan terjadinya alam semesta, dunia dan para makhluk penghuninya,
bentuk topografi, kisah para makhluk supranatural, dan
sebagainya. Mitos dapat timbul sebagai catatan peristiwa sejarah
yang terlalu dilebih-lebihkan, sebagai alegori atau personifikasi bagi fenomena alam, atau sebagai
suatu penjelasan tentang ritual. Mereka disebarkan untuk menyampaikan
pengalaman religius atau ideal, untuk membentuk model
sifat-sifat tertentu, dan sebagai bahan ajaran dalam suatu komunitas.
Klasifikasi mitos Yunani terawal oleh Euhemerus, Plato (Phaedrus), dan Sallustius dikembangkan oleh para neoplatonis dan dikaji kembali oleh para mitografer zaman Renaisans seperti dalam Theologia mythologica (1532). Mitologi perbandingan abad ke-19 menafsirkan kembali mitos sebagai
evolusi menuju ilmu (E. B. Tylor), "penyakit bahasa" (Max Müller), atau penafsiran ritual magis yang keliru (James Frazer). Penafsiran selanjutnya menolak
pertentangan antara mitos dan sains. Lebih lanjut lagi, mitopeia seperti novel fantasi, manga, dan legenda urban, dengan berbagai mitos buatan yang dikenal sebagai fiksi, mendukung
gagasan mitos sebagai praktik sosial yang terus terjadi.
Ciri
khas
Lukisan "Perjalanan ke
Barat" sebagai dekorasi di Istana Musim Panas, Beijing,
RRT. Perjalanan ke Barat merupakan suatu novel
klasik Cina yang mengandung unsur kisah fiktif, namun
bercampur dengan legenda, cerita rakyat, dan mitos masyarakat Cina.
Pelaku utama yang
diceritakan dalam mitos biasanya adalah para dewa, manusia, dan pahlawan supranatural. Sebagai kisah suci, umumnya mitos
didukung oleh penguasa atau imam/pendeta yang sangat erat dengan suatu agama atau ajaran kerohanian. Dalam suatu masyarakat dimana mitos
itu disebarkan, biasanya suatu mitos dianggap sebagai kisah yang benar-benar
terjadi pada zaman purba. Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang memiliki
dua kategori kisah tradisional: "kisah nyata" atau mitos, dan
"kisah dongeng" atau fable. Umumnya mitos penciptaan berlatar pada masa awal dunia, saat
dunia belum berbentuk seperti sekarang ini, dan menjelaskan bagaimana dunia
memperoleh bentuk seperti sekarang ini. Serta bagaimana tradisi, lembaga dan tabu ditetapka.
Penggunaan
Istilah
Istilah "mitologi" dapat mengacu kepada kajian
mengenai mitos atau suatu himpunan atau koleksi berbagai mitos. Sebagai
contoh, mitologi lanskap adalah kajian mengenai pembentukan
suatu bentang alam menurut mitos suatu bangsa, sementara mitologi Hittit adalah himpunan mitos-mitos bangsa Hittit. Dalam folkloristika, suatu "mitos" adalah kisah
suci yang biasanya menjelaskan bagaimana dunia maupun manusia dapat terbentuk
seperti sekarang ini, "suatu kisah yang menguraikan pandangan fundamental
dari suatu kebudayaan dengan menjelaskan aspek-aspek dunia alamiah dan
menggambarkan praktek psikologis dan sosial serta pandangan ideal suatu
masyarakat".Banyak sarjana dalam bidang ilmu lainnya yang menggunakan
istilah "mitos" dengan cara yang berbeda, dalam pengertian yang lebih
luas, istilah tersebut dapat mengacu kepada cerita tradisional atau dalam percakapan sehari-hari
suatu hal salah kaprah dalam masyarakat atau suatu entitas khayalan.
Mitos erat
kaitannya dengan legenda dan cerita rakyat. Mitos, legenda, dan cerita rakyat
adalah cerita tradisional dalam jenis yang berbeda. Tidak seperti mitos, cerita
rakyat dapat berlatar kapan pun dan dimana pun, dan tidak harus dianggap nyata
atau suci oleh masyarakat yang melestarikannya.Sama halnya seperti mitos, legenda
adalah kisah yang secara tradisional dianggap benar-benar terjadi, namun
berlatar pada masa-masa yang lebih terkini, saat dunia sudah terbentuk seperti
sekarang ini.Legenda biasanya menceritakan manusia biasa sebagai pelaku
utamanya, sementara mitos biasanya fokus kepada tokoh manusia super.
Perbedaan antara
mitos, legenda, dan cerita rakyat merupakan cara yang mudah dalam
mengelompokkan cerita tradisonal. Dalam banyak budaya, sulit untuk menarik
garis lurus antara mitos dan legenda.Daripada membagi kisah tradisional menjadi
mitos, legenda, dan cerita rakyat, beberapa budaya membagi mereka menjadi dua
kategori, yang satu langsung mengacu kepada cerita rakyat, yang lainnya
mengkombinasikan mitos dan legenda. Bahkan mitos dan cerita rakyat tidak
sepenuhnya berbeda. Suatu kisah dapat dianggap nyata (dan menjadi mitos) dalam
suatu masyarakat, namun dianggap tak nyata (dan menjadi cerita rakyat) dalam
masyarakat lainnya. Pada kenyataannya, saat suatu mitos kehilangan statusnya
sebagai bagian dari suatu sistem religius, mitos seringkali memiliki sifat
cerita rakyat yang lebih khas, dengan karakter dewa-dewi terdahulu yang
diceritakan kembali sebagai manusia pahlawan, raksasa, dan peri.
Mitos, legenda,
dan cerita rakyat hanyalah sebagian kategori dari cerita tradisional. Kategori lainnya meliputi anekdot dan semacam kisah jenaka.Sebaliknya, cerita tradisional adalah
suatu kategori dari folklor, meliputi beberapa hal seperti sikap
tubuh, busana adat, dan musik.
Asal Mula
Euhemerisme
(penafsiran historis)
Suatu teori
menyatakan bahwa mitos adalah catatan peristiwwa bersejarah yang
dilebih-lebihkan.[ Menurut teori ini, penutur cerita
melebih-lebihkan peristiwa sejarah secara terus-menerus sampai akhirnya figur
dalam sejarah tersebut memperoleh status setara dewa Misalnya, mungkin
seseorang boleh berpendapat bahwa mitos dewa angin Aeolos berasal dari sejarah mengenai raja
yang mengajarkan cara menggunakan layar dan menafsirkan arah angin kepada
rakyatnya. Herodotos (abad ke-5 SM) dan Prodikos mengklaim hal semacam ini. Teori ini
disebut "euhemerisme" menurut nama ahli mitologi terkenal, Euhemeros (sekitar 320 SM), yang berpendapat bahwa dewa-dewi Yunani berkembang dari legenda tentang
manusia.
Alegori
Beberapa teori
menyatakan bahwa mitos dimulai sebagai suatu alegori. Menurut suatu teori, mitos-mitos
bermunculan sebagai alegori tentang fenomena alam: Apollo melambangkan Matahari, Poseidon melambangkan lautan, dan sebagainya.
Menurut teori lainnya, mitos bermula sebagai alegori untuk konsep filosofis
maupun spiritual: Athena melambangkan keadilan dan
kebijaksanaan, Afrodit melambangkan hasrat, dan sebagainya.
Sanskritis abad ke-19, Max Müller mendukung teori alegoris mitos. Ia menyakini
bahwa mitos bermula sebagai deskripsi alegoris mengenai keadaan alam, namun
perlahan-lahan diinterpretasikan secara harfiah: misalnya, secara puitis, laut
digambarkan sebagai sesuatu yang penuh gejolak, sehingga laut diyakini sebagai
dewa yang pengamuk.
Personifikasi
Beberapa pemikir
percaya bahwa mitos merupakan hasil personifikasi kekuatan dan benda mati.
Menurut pemikiran ini, orang purba memuja fenomena alam seperti api dan udara,
dan perlahan-lahan menggambarkannya sebagai dewa.Contohnya, menurut teori pemikiran mitopeia, orang purba cenderung memandang
"sesuatu" sebagai "seseorang", bukan benda belaka; maka
dari itu, mereka menggambarkan kejadian alam sebagai akibat tindakan dewa
tertentu, sehingga menghasilkan suatu mitos.
Teori mitos-ritual
Menurut teori
mitos-ritual, keberadaan mitos sangat erat dengan ritual Teori ini mengklaim
bahwa mitos muncul untuk menjelaskan ritual.Klaim ini pertama kali dicetuskan
oleh sarjana biblikal William Robertson Smith. Menurut Smith, orang-orang mulai
melaksanakan suatu ritual untuk alasan tertentu yang tidak ada hubungannya
dengan mitos; kemudian, setelah mereka melupakan alasan sebenarnya mengenai
pelaksanaan ritual tersebut, mereka mencoba melestarikan ritual tersebut dengan
menciptakan suatu mitos dan mengklaim bahwa ritual tersebut dilaksanakan untuk
mengenang kejadian yang diceritakan dalam mitos.Antropolog James Frazer memiliki teori yang sama. Frazer
percaya bahwa manusia primitif mulai percaya pada hukum-hukum gaib; kemudian,
ketika manusia mulai kehilangan keyakinannya mengenai sihir, mitos tentang dewa
diciptakan dan mengklaim bahwa ritual magis kuno adalah ritual keagamaan yang
dilakukan untuk menyenangkan hati para dewa.
Fungsi
Mircea Eliade berpendapat bahwa salah satu fungsi penting
mitos adalah untuk membangun suatu model perilaku dan bahwa mitos dapat
memberikan pengalaman religius. Dengan menceritakan atau memeragakan mitos,
anggota suatu masyarakat tradisional dapat merasa lepas dari masa kini dan
kembali lagi ke zaman mitis, sehingga membawa mereka dekat dengan ilahi
Lauri Honko menegaskan bahwa dalam beberapa
kasus, suatu masyarakat akan menghidupkan kembali suatu mitos untuk menciptakan
kembali suasana zaman mitis. Sebagai contoh, akan diperagakan kembali
penyembuhan yang dilakukan dewa pada zaman purba dalam upaya penyembuhan
seseorang di masa kini Tak jauh berbeda, Roland Barthes berpendapat bahwa budaya modern
mengeksplorasi pengalaman religius. Karena tugas sains bukanlah menegakkan
moral manusia, suatu pengalaman religius adalah upaya untuk terhubung dengan
perasaan moral di masa lalu, yang kontras dengan dunia teknologi pada zaman
sekarang
Joseph Campbell menyatakan mitos memiliki empat fungsi utama:
Fungsi Mistis—menafsirkan kekaguman atas alam semesta; Fungsi
Kosmologis—menjelaskan bentuk alam semesta; Fungsi Sosiologis—mendukung dan
mengesahkan tata tertib sosial tertentu; dan Fungsi Pendagogis—bagaimana
menjalani hidup sebagai manusia dalam keadaan apa pun.
Pengertian Mitos
Secara sederhana, definisi mitos
adalah suatu informasi yang sebenarnya salah tetapi dianggap benar karena telah
beredar dari generasi ke generasi. Begitu luasnya suatu mitos beredar di
masyarakat sehingga masyarat tidak menyadari bahwa informasi yang diterimanya
itu tidak benar. Karena begitu kuatnya keyakinan masyarakat terhadap suatu
mitos tentang sesuatu hal, sehingga mempengaruhi perilaku masyarakat. Mitos
atau mite (myth) adalah cerita prosa rakyat yang di tokohi oleh para dewa atau
makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kahyangan) pada masa
lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang punya cerita atau
penganutnya. Mitos juga disebut Mitologi, yang kadang diartikan Mitologi adalah
cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan bertalian dengan terjadinya
tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat, dan konsep dongeng suci. Mitos
juga merujuk kepada satu cerita dalam sebuah kebudayaan yang dianggap mempunyai
kebenaran mengenai suatu peristiwa yang pernah terjadi pada masa dahulu. Jadi,
Mitos adalah cerita tentang asal-usul alam semesta, manusia, atau bangsa yang
diungkapkan dengan cara-cara gaib dan mengandung arti yang dalam. Mitos
juga mengisahkan petualangan para dewa, kisah percintaan mereka, kisah
perang mereka dan sebagainya. Mengapa Mitos di Percaya? Sebab masyarakat
beranggapan mitos sangat berpengaruh pada kehidupan masyarakat, khususnya
masyarakat tradisional yang masih sangat kental budaya kedaerahannya. Mereka
kebanyakan mengabaikan logika dan lebih mempercayai hal-hal yang sudah turun
temurun dari nenek moyang. Pada dasarnya, mitos orang zaman dahulu memiliki tujuan
yang baik untuk kelangsungan hidup keturunannya Ada masyarakat yang mempercayai
mitos tersebut, ada juga masyarakat yang tidak mempercayainya. Jika mitos
tersebut terbukti kebenarannya, maka masyarakat yang mempercayainya merasa
untung. Tetapi jika mitos tersebut belum terbukti kebenarannya, maka masyarakat
bisa dirugikan. Mitos dipercaya sebagai ajaran nenek moyang tentang apa yang
tidak boleh dilakukan agar tidak tertimpa daerah.
Beberapa
Contoh-contoh cerita Mitos
- Tertimpa cicak tandanya sial . Sial di sini maksudnya dari tertimpa cicak itu sendiri. Siapa yang tidak sial kalau sedang enak – enak duduk tiba – tiba tertimpa cicak.
- Wanita tidak boleh duduk di depan pintu pamali . Zaman dahulu wanita masih menggunakan rok, belum ada yang memakai celana. Jadi, kalau ada wanita yang duduk di depan pintu pasti akan terlihat…ya gitu deh. Pasti banyak mengundang hawa nafsu.
- Jangan bersiul pada malam hari karena mengundang setan. Maksudnya adalah agar tidak mengganggu orang – orang yang sedang tidur.
- Memakai payung di dalam rumah berarti sial. Ya sial kalau lagi ada banyak orang di dalam rumah dan kita memakai payung. Mungkin orang – orang di sekitar Anda akan merasa terganggu atau tercolok matanya.
- Berselimut
dengan tikar
Janganlah anda berselimut dengan tikar karena kelak anda akan digulung oleh ombak jika mandi di laut. - Berteriak-teriak
mengucapkan kata-kata kotor dalam hutan.
Janganlah anda berteriak-teriak berkata-kata kotor pada saat berada di dalam hutan, karena anda tak lama lagi akan dimasuki roh halus jahat yang menguasai diri anda (kesurupan). - Berfoto
bersama dalam jumlah ganjil
Janganlah berfoto dalam jumlah ganjil karena salah satu dari yang difoto akan cepat meninggal. Biasanya yang ditengah. - Bangun Tidur
terlalu siang
Jika anda bangun tidur terlalu siang hingga matahari hampir berdiri, akan berakibat segala bentuk rezeki yang akan datang akan selalu menjauh. - Bersin
sewaktu akan bepergian
Anda tidak dapat langsung berpergian baik menggunakan kendaraan atau tidak setelah bersin.Paling tidak anda menunggu beberapa menit setelah bersin lalu boleh pergi, karena kalau anda bersin langsung pergi anda akan celaka diperjalanan. - Berlama-lama
dikamar mandi
Janganlah anda berlama-lama dikamar mandi karena akan terlihat lebih tua dari usia anda sebenarnya. - Duduk dipintu
Anda dilarang duduk tepat didepan pintu, karena dikhawatirkan ada makhluk lewat yang melewati pintu tersebut dan anda akan jatuh sakit (kesambet). - Gadis
keramas dihari Sabtu
Jika anda seorang gadis, janganlah anda keramas pada hari Sabtu, karena berakibat anda akan mempunyai suami penyiksa - Kebiasaan
bersedih pada waktu hamil
Janganlah selalu bersedih pada waktu hamil, karena kelak akan mendapatkan anak yang cengeng. - Kebiasaan
duduk di tengah pintu waktu turun hujan lebat
Janganlah anda duduk ditengah pintu waktu turun hujan lebat karena suatu ketika anda dapat tersambar petir (yang sebenarnya petir tersebut, konon, mengincar setan). - Kebiasaan
mengetuk ujung rokok yang akan disulut kebenda keras
Janganlah melakukan Kebiasaan mengetuk ujung rokok yang akan disulut kebenda keras, karena kelak akan selalu mengalami kekecewaan karena gagal dalam karir dan rumah tangga. - Kebiasaan
menggigit bibir bagian bawah
Janganlah anda selalu menggigit bibir bagian bawah, karena kelak anda akan bernasib buruk dan rezeki seret. - Kebiasaan
menggigit bibir bagian atas
Janganlah menggigit bibir bagian atas karena akan selalu banyak hutang dalam hidup - Kebiasaan
menggigit kuku
Janganlah sering menggigit kuku, karena akan mengundang nasib buruk dan pembawaan sering gugup juga akan menderita batin. - Kebiasaan
memutir rambut
Janganlah anda memutir-mutir rambut karena kelak anda akan menjadi bahan gunjingan orang dan menjadi korban fitnah. - Kebiasaan
pura-pura menangis
Janganlah berpura-pura menangis karena akan berakibat orang tua akan menerima musibah. - Kebiasaan
bersiul diwaktu malam
Janganlah anda selalu bersiul diwaktu karena disaat anda tidur dimalam itu dan akan mendengar siulan yang berasal dari luar kamar anda itu adalah ulah dari makhluk halus yang merasa terganggu dengan siulan anda dan membalasnya. - Kebiasaan
bersiul di dalam rumah
Janganlah anda selalu bersiul di dalam rumah, karena akan mengundang makhluk halus yang akan berbuat jahat. - Kebiasaan
memberi saputangan kepada kekasih
Janganlah mempunyai kebiasaan memberi saputangan kepada kekasih karena kan berakibat perpisahan tiada sebab. - Kebiasaan
membuang nasi sisa makan, karena kenyang
Janganlah selalu membuang nasi sisa makan, karena kenyang bermakna kelak selama satu tahun akan mengalami bentrokan keluarga yang beruntun. - Kebiasaan
makan pakai mangkuk
Janganlah anda selalu suka makan pakai mangkuk, karena akan sering ditinggal pergi saudara. - Kebiasaan
mengusap muka/wajah dengan baju
Janganlah selalu mengusap muka/wajah dengan baju karena akan selalu dibenci orang dan susah rezeki. - Kebiasaan
memakai baju sambil berjalan
Janganlah suka, sering memakai baju sambil berjalan, karena akan berakibat cita-cita tidak akan terlaksana. - Kebiasaan
bernyanyi atau besiul pada waktu sedang makan
Janganlah anda selalu bersiul bila sendang makan karena anda akan mengalami kegagalan dalam usaha. - Kebiasaan
memukul anak wanita pada pantat (bokong)
Janganlah anda selalu memukul anak wanita pada pantat (bokong), karena kelak anak tersebut akan menjadi hyper sex, dan bila sudah berumah tangga akan selalu ribut dengan suaminya. - Kebiasaan
mencabuti bulu alis mata
Janganlah suka mecabuti alis mata (khususnya wanita) karena akan menyebabkan ketidak nyamanan pada saat berhubungan intim. - Kebiasaan
memeluk kepala dengan kedua tangan
Janganlah anda melakukan kebiasaan memeluk kepala dengan kedua tangan karena akan menjadikan diri anda kehilangan akal dan pikiran menjadi buntu, meneketehe dan dungu. - Kebiasaan
memeluk lutut sambil berjongkok
Janganlah terbiasa memeluk lutut sambil berjongkok, karena akan berakibat selalu meneketehe pada saat menghadapi masalah dan putus asa. - Memotong
Kuku menurut hari
Janganlah memotong kuku pada hari Minggu, karena akan mendapat bencana, demikian juga pada hari Senin, karena akan ada orang yang dengki atau irihati, selain itu hari Sabtu juga termasuk hari yang kurang baik untuk memotong kuku karena akan mendatangkan halangan atau rintangan bagi anda. Disarankan untuk memotong kuku pada hari Selasa karena akan disukai orang banyak. Hari Rabu juga termasuk hari baik karena akan membawa keselamatan dan perlindungan dari Tuhan. Hari baik yang disarankan adalah hari Kamis anda akan mendapat rezeki. Terakhir hari yang disarankan membawa kebaikan adalah hari Jum’at karena akan membuat anda disukai dan dicintai orang. - Mengangkat
kaki
saat bertiduran (tengkurap)/mengangkat kaki keatas keduanya atau satu saja, bertanda bahwa anda menginginkan menginginkan sesuatu yang buruk terjadi pada ibu anda. - Membuka
payung
Anda dilarang membuka payung di dalam rumah, karena akan terjadi sesuatu yang buruk dikeluarga anda. - Menggunting
kuku malam hari
Janganlah anda menggunting kuku pada mari, karena akan membuat usia anda lebih singkat. - Menyapu di
malam hari
Janganlah anda menyapu dimalam hari karena akan sulit untuk mencari rezeki. - Menjahit
kancing baju ketika baju masih dipakai
Janganlah menjahit kancing baju ketika ketika baju masih dipakai karena akan menderita penyakit yang parah dan selalu gagal dalam usaha selama 1 bulan. - Menyisir
rambut sambil berjalan
Janganlah adan menyisir rambut sambil berjalan, karena anda akan mendapat malu di depan umum. - Mandi
disiang hari bolong
Janganlah mandi disiang hari bolong, karena berakibat anda akan cepat tua. - Makan nasi
menggunakan piring kecil
Janganlah anda Makan nasi menggunakan piring kecil, karena akan berakibat selama hidup akan tersisih dari keluarga. - Makan
disudut meja
Janganlah anda makan disudut meja, karena akan berakibat kelak anda akan dimusuhi mertua dan malam pertamanya akan hancur. - Makan otak
binatang
Janganlah anda memakan otak binatang khususnya untuk anak kecil, karena akan menimbulkan uban sebelum waktunya. - Makan selalu
dengan tangan tanpa sendok
Janganlah anda makan selalu dengan tangan tanpa sendok, kelak barakibat kehidupan anda menderita, bila ia seorang wanita akan menderita kanker rahim. - Makan
didepan pintu
Janganlah anda makan didepan pintu, kelak akan berakibat sulit mendapat jodoh. - Makan telur
ikan terlalu banyak
Janganlah makan terlalu banyak telur ikan khususnya untuk anak kecil, karena kelak akan berakibat terjangkit penyakit cacar yang membuat muka bopeng. - Mengeluarkan
suara ketika makan
Janganlah anda mengeluarkan suara ketika sedang makan, karena akan berakibat menjadi bahan gunjingan orang lain. - Anjing
peliharaan melong-long (berteriak panjang bukan menggong-gong) tengah
malam
Bertanda bahwa ada keluarga anda yang telah meninggal dunia sedang mengunjungi anda. - Anjing
peliharaan melong-long lewat tengah malam
Bertanda bahwa ada setan gentayangan yang sedang berkeliaran disekitar rumah anda. - Anjing
peliharaan bersuara perlahan sambil kepala menunduk dan bulu-bulunya
berdiri dimalam hari
Bertanda bahwa di dalam rumah anda sedang berkeliaran arwah orang tua pemilik rumah atau arwah majikan anjing tersebut. - Bayi
dihinggapi kupu-kupu pada malam Jumat Kliwon
Bertanda bahwa arwah kakek sang bayi sedang mengunjungi. - Bila sedang
melewati pesimpangan empat pada jam 12 malam untuk berdehem “Ehem!”
sebanyak 3 x
Anda meminta izin lewat kepada mahluk halus penunggu jalan tersebut. - Mengadakan
syukuran sebelum mengisi rumah baru
Anda minta izin kepada mahluk halus penunggu rumah yang baru. - Tidak
membuat rumah kecil jauh terpisah di belakang rumah utama
Agar rumah itu tidak di tempati roh jahat (terkecuali ditempati tetap). - Meletakkan
seikat sapu lidi dan gunting dibawah bantal bayi
Agar bayi tersebut terlindungi dari gangguan mahluk halus . - Disarankan
bagi wanita yang sedang hamil untuk meletakkan gunting dibawah bantal
ketika hendak tidur
Agar wanita hamil dan bayi yang ada dalam kandungannya terhidar dari pengaruh mistik dan guna-guna serta gangguan mahluk halus seperti kuntilanak. - Disarankan
bagi wanita yang sedang hamil untuk selalu menggantungkan pisau lipat
kecil pada baju yang dikenakan
Agar yang mengandung dan calon bayinya akan terhindar dari gangguan mahluk halus. - Disarankan
untuk anda jangan pernah menyimpan tanah dari kuburan ditempat manapun
Karena akan mengakibatkan tempat itu menjadi tempat arwah yang tanah kuburannya diambil. - Disarankan
kepada anda untuk menyimpan bawang merah, cabe merah, dan kunyit diatas
pintu rumah
Karena akan berfungsi untuk melindungi rumah dan keluarga anda dari gangguan mahluk halus dan ilmu-ilmu hitam yang dilakukan oleh orang jahat. - Disarankan
menempatkan/menaruh bawang merah, cabe merah atau kacang hijau
dibawah/disekitar tempat anda menyimpan uang
Karena mempunyai makna sebagai penangkal dari pencurian uang yang dilakukan oleh tuyul. - Disarankan
menempatkan/menaruh celana bekas kakek dibawah bantal bayi
Karena mempunyai makna untuk melindungi bayi dari gangguan mistik makhluk halus. - Disarankan
untuk menggunakan darah anjing yang berbulu hitam
Karena mempunyai kegunaan untuk menyembuhkan orang yang kesurupan mahluk halus. - Larangan
mencabut alis mata pada malam Jumat Kliwon
Karena akan meyebabkan datangnya mahluk halus yang bertubuh kecil biasa disebut tuyul.
Benarkah mitos –
mitos tersebut akan kebenarannya ? Berbeda dengan masyarakat tradisional yang
masih meyakini adanya mitos sebagai sesuatu yang harus diperlakukan hati-hati,
masyarakat modern tidak begitu adanya, mungkin karena telah banyak fasilitas
canggih yang bisa menepis kepercayaan tentang mitos tersebut.
Tanah Jawa sangat
kental sekali akan kepercayaan animisme maupun dinamismenya. Dan sangat kental
sekali budaya dari leluhurnya yang sampai sekarang dipercaya kebenerannya,
contohnya dilarang menikah pada bulan suro (Muharram) karena bisa kena sial
atau pernikahannya nanti tidak akan langgeng. Mitos ini memang bukan fiktif
100%. Karena saya yakin ada beberapa pembaca yang pernah menemui atau bahkan
mengalami sendiri. Namun bila ada kesamaan nama pelaku, kejadian, dan tempat
bisa jadi itu hanyalah kebetulan belaka.
Namun secara
konteks dan tujuan mitos itu sama dengan realita yang ada di sebagian
masyarakat Jawa, yaitu kira-kira menggambarkan mitos yang diyakini oleh
orang-orang tua Jawa jaman dahulu. Orang tua jaman dulu pasti memberi tahu dan
memberi nasehat kepada kita itu dipengaruhi oleh mitos-mitos dan itu sudah
menjadi suatu kultur yang melekat di dalam diri mereka. Meski mitos itu identik
dengan nasehat orang tua jaman dulu, tapi hingga sekarang mitos itu tetap ada
dan di jaman sudah modern ini, masih saja ada orang yang percaya akan
mitos-mitos itu.
Mitos itu
berkembang secara “worth of mouth”, dari mulut ke mulut yang disampaikan
melalui cerita atau dongeng. Itu disebabkan karena ilmu pengetahuan orang tua
jaman dahulu masih terbilang kurang dan bagi orang yang menerima informasi
tersebut menerimanya dengan begitu saja tanpa harus melakukan penelitian
terlebih dahulu. Percaya akan mitos – mitos yang ada di kehidupan kita, itu
tergantung dari kita masing-masing.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar